![]() |
| Kabid Holtikultura Distambun Dompu Secara Terbuka dan Transparan Evaluasi Serta Identifikasi Terbuka Terkait Anggaran DAU Tahun 2026 |
Lintas Atlantik. Com. - Kepala Bidang Hortikultura, Supratmojo, S.Pt., menegaskan bahwa pelaksanaan berbagai kegiatan Bidang Hortikultura tahun 2026 dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan berbagai pihak dalam proses pelaksanaan maupun evaluasi di lapangan.
Hingga saat ini, proses pelaksanaan, pengecekan, dan evaluasi kegiatan disebut telah mencapai hampir 95 persen.
Hal tersebut disampaikan Supratmojo saat ditemui wartawan awak media (28/09/2026), di ruang kerjanya.
![]() |
Supratmojo menjelaskan, pihaknya secara terus-menerus melakukan koordinasi dan memberikan informasi kepada kelompok penerima kegiatan, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) desa terkait, DPRD, kontraktor, hingga konsultan.
“Hampir 95 persen kita sudah lakukan semua, mengevaluasi dan mengidentifikasi. Dalam kegiatan Dana DAU APBD Murni pada Bidang Hortikultura tahun 2026 yang dipegang Bidang Hortikultura, tidak ada yang harus kita tutup-tutupi. Kita terbuka dan transparan,” tegasnya.
Menurutnya, keterlibatan PPL serta unsur masyarakat di tingkat desa merupakan bagian penting dalam memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan.
Dalam pelaksanaan di lapangan, pihaknya juga melibatkan kepala dusun dan masyarakat setempat. Pengecekan dilakukan secara langsung sebelum proses evaluasi dan verifikasi terhadap pekerjaan dilaksanakan.
Ia menambahkan, konsultan memiliki peran penting dalam memberikan informasi teknis terkait ukuran dan volume pekerjaan, mulai dari panjang, lebar hingga ketebalan.
Karena itu, penilaian terhadap pekerjaan tidak hanya berdasarkan laporan administrasi, tetapi juga melalui pengecekan langsung di lapangan.
“Kita turun langsung ke lapangan. Kita lihat fakta pekerjaannya, berapa panjang, berapa lebar dan berapa ketebalannya. Jadi evaluasi ini bukan berdasarkan ada-ada saja, tetapi berdasarkan hasil pengecekan di lapangan,” jelas Supratmojo.
Turun Langsung dan Dokumentasikan Kegiatan
Supratmojo mengatakan, secara umum sejumlah pekerjaan fisik telah mendekati tahap penyelesaian.
Meski demikian, masih terdapat beberapa item kegiatan yang sedang dalam proses, termasuk kegiatan yang berada di sejumlah desa dan kelompok penerima manfaat.
Untuk memastikan progres pekerjaan tersebut, dirinya mengaku tetap turun langsung ke lapangan sekaligus mengambil dokumentasi sebagai bagian dari bahan evaluasi.
“Walaupun saya percaya kepada tim, saya tetap harus turun langsung. Saya mengambil gambar dan dokumentasi kegiatan sebagai bukti bahwa pekerjaan memang kita cek di lapangan,” ujarnya.
Selain mengecek pekerjaan fisik, pihaknya juga melakukan pencocokan dan verifikasi data kelompok penerima kegiatan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan jumlah kelompok, penerima manfaat, serta progres masing-masing kegiatan sesuai dengan data administrasi yang tersedia.
Ia menegaskan, secara umum pelaksanaan kegiatan hortikultura tahun 2026 dari sisi fisik telah berjalan dan sebagian besar mendekati penyelesaian.
Namun, beberapa item yang masih dalam proses tetap menjadi perhatian dan akan terus dilakukan pengawasan serta evaluasi hingga seluruh pekerjaan dinyatakan sesuai.
“Secara fisik hampir selesai. Tinggal beberapa item yang masih dalam proses dan tetap kita evaluasi sampai selesai,” pungkasnya.(Syam)

